Repotnya Memilih Takjil Favorit Berbuka Puasa

10 Jul 2014

Waktu berbuka puasa merupakan momentum yang paling ditunggu umat Islam di seluruh dunia selama bulan Ramadhan. Saat adzan Magrib pun seakan menjadi waktu yang teramat special, karena pada saat itulah sebuah kenikmatan Allah akan tercurah kepada kita yang sedang menjalankan ibadah puasa. Karena itu pula muncul tradisi ngabuburit di kalangan masyarakat Indonesia sebagai kegiatan santai untuk menunggu saat berbuka puasa.

Inikah Takjil Favorit Berbuka Puasa?

Inikah Takjil Favorit Berbuka Puasa?

Lantas apa saja makanan takjil yang menjadi favorit kita? Tema atau topik tentang Takjil Favorit Berbuka Puasa ini sebenarnya terbilang menggelitik namun juga menggemaskan. Bagaimana tidak? Yang namanya makanan tentunya tidak sama untuk setiap orang. Orang Jawa Timur atau pun orang Sunda kebanyakan tidak suka dengan makanan gudeg Jogja yang terlalu manis bagi lidahmereka. Begitu juga orang bule kebanyakan juga tidak menyukai makanan Indonesia yang terkenal pedas.

Karena itulah membicarakan makanan favorit, termasuk untuk takjil berbuka puasa, sebenarnya sangat subyektif. Kalau demikian, lantas apa manfaatnya kita membuat tulisan semacam ini bagi orang lain? Seperti sering diungkapkan admin NgaBLOGburit Blogdetik, dengan lomba ini diharapkan tulisan kita dapat menginspirasi pembaca dan menjadi dakwah dari para blogger untuk saling mengingatkan.

Karena itulah tulisan ini bukan ingin menyorot jenis makanan takjil yang menjadi favorit karena pilihan setiap orang tentunya berbeda. Tulisan ini justru ingin menyorot hal dibalik jenis makanan takjil tersebut.

Seperti yang kita rasakan saat berpuasa, rasa lapar dan haus tak jarang mendorong intuisi dan hasrat kita terhadap berbagai hal yang menyegarkan. Karena itu sangat wajar saat kita melihat anak kecil minum es campur di siang hari bulan puasa, kita pun akan sangat tergiur. Kita pun membayangkan betapa bahagianya jika kita saat itu juga bisa meneguk air es yang sangat lezat dan meyegarkan tersebut. Karena itulah selama bulan puasa, warung makan diseyogyakan menutup diri saat siang hari agar tidak mendorong munculnya hasrat negatif yang sedang dalam binaan Allah tersebut.

Namun benarkah fenomena semacam ini merupakan fakta? Apakah anda juga yakin bahwa setelah berpuasa seharian dan saat berbuka puasa, maka air es atau minuman yang menyegarkan merupakan makanan atau minuman yang pertama kali akan anda utamakan? Apakah benar bahwa takjil utama sekaligus favorit untuk anda dan kita semua saat berbuka puasa adalah air es atau minuman dingin?

Supaya fenomena ini dapat menjadi pembelajaran untuk kita semua, silahkan anda dan kita semua untuk membuktikannya sendiri. Saat berbuka puasa, anda jangan makan makanan apapun selain air es, air dingin, ataupun jenis minuman lain yang anda anggap paling menyegarkan. Setelah itu, hitung pula berapa banyak gelas atau berapa volume air dingin yang mampu kita minum saat itu. Sesudah itu, rasakan pula, apakah minuman dingin atau air es itu benar-benar mampu menghilangkan dahaga kita?

Selain itu, sudahkan anda merasakan bahwa rasa lapar yang amat sangat saat berpuasa dari pagi hingga petang, ternyata hanya cukup diatasi dengan sedikit air putih dan sebiji kurma. Apa pendapat anda tentang hal ini dan apa pula yang bisa kita petik dengan kasus semacam ini?

Ternyata, puasa memberikan pelajaran yang amat berharga tentang prinsip dasar dari yang namanya kenikmatan. Seberapa besar keinginan maupun nafsu yang muncul dalam diri kita, sesungguhnya tak akan mampu kita penuhi meski betapa besar kekuasaan maupun kekayaan yang kita miliki untuk menebusnya. Apalagi jika kekuasaan dan harta tersebut kita peroleh dengan tidak halal. Namun sebaliknya, hanya dengan sebiji buah kurma dan segelas air putih, kenikmatan seluruh dunai pun seakan telah kita teguk bersama basahnya bibir ini mengucapkan asma Allah. Begitu nikmat dan menuntaskan dahaga, dan itulah takjil yang bukan hanya favorit untuk berbuka puasa namun juga yang paling istimewa.


TAGS ngaBLOGburit


-

Author

Follow Me